Teknologi - Financial - Kesehatan - Umum

Tren Coworking Space di Indonesia

Bisnis




Pertumbuhan startup di Indonesia belakangan ini kian berkembang. Tumbuhnya beragam startup tentu diiringi dengan kebutuhan akan ruang bekerja para karyawan startup. Hal inilah yang memunculkan ide para founder startup untuk menggunakan ruang kerja bersama atau coworking space. Bila ditelisik dari sejarahnya, konsep ruang kerja semacam ini pertama kali diemukan oleh Stefan Leitner-Sidl dan Michael Pӧll pada tahun 2002 di Austria. Sejak saat itu, keduanya disebut sebagai penemu konsep tersebut. Di Indonesia sendiri, konsep ruang kerja itu pertama kali ada di Kota Bandung pada tahun 2010.

Konsep coworking space belakangan ini banyak diminati oleh pegiat startup. Di Indonesia sendiri, tercatat sudah ada sekitar 170an tempat dengan konsep serupa. Konsep tersebut dipilih sebagai ruang kerja dengan beberapa alasan, misalnya untuk menjalin networking dengan startup lain. Hal itu sejalan dengan konsep yang diusung, yaitu open space atau transparansi. Nilai yang ditawarkan juga cukup menarik, seperti kesempatan untuk berkolaborasi dan berinovasi. Selain itu, harga sewa yang ditawarkan juga relatif terjangkau bila dibandingkan biaya sewa gedung perkantoran. Harga sewanya bervariatif, mulai dari harga sewa per hari, per minggu, atau per tahun.

Belakangan ini, konsep ruang kerja bersama tidak hanya diminati oleh para pegiat startup, seseorang yang memiliki bisnis digital secara individu, komunitas, hingga para freelancer juga banyak yang memilih menggunakan konsep ruang kerja itu. Mereka para freelancer umumnya membutuhkan tempat untuk bekerja di luar rumah, namun tidak dengan nuansa kantor. Desain yang dibuat menarik, nyaman, unik, dan kekinian, memungkinkan orang-orang yang ada didalamnya menjadi semakin produktif dalam bekerja.

Tidak salah bila coworking space banyak diminati dan menjadi tren akhir-akhir ini. Keuntungan yang ditawarkan lebih banyak daripada kerugiannya. Bukan hanya berbagi ruangan, namun juga berbagi proyek dan aktivitas bersama. Biaya sewa yang terjangkau, konsep dan desain tempatnya juga memungkinkan orang-orang untuk bekerja lebih produktif. Hal itu bertolak belakang dengan konsep ruang kerja di perkantoran pada umumnya yang terkesan kaku dan membosankan.




  • Artikel (Bisnis)dari kategori yang sama

    Silahkan masukan huruf yang tertulis pada gambar di atas dengan benar.
     

    Isi tulisan akan diterbitkan dan hanya pemilik blog yang dapat menghapusnya.


    削除
    Tren Coworking Space di Indonesia
      Komentar(0)